Jumat, 02 Desember 2011

Kain Katun

1. Katun Jepang

 

Sekilas sama seperti kain katun biasa pada umumnya, tetapi jika diperhatikan ada beberapa ciri khusus, yaitu :
- dibagian sisi ujung bahan terdapat tulisan “japan design” dan atau terdapat kode warna pada kain tersebut.
daya serap keringat bagus.
- harga lebih mahal dari kain katun biasa.
- permukaan kain lebih halus.
- warna lebih awet dan tahan lama.
- sering dan cocok digunakan untuk blouse wanita.

2. Katun Paris Motif
 Sebetulnya katun Paris hampir sama dengan katun Jepang dalam hal :
- memiliki kode warna pada kain.
- daya serap keringat bagus.
- harga relatif lebih mahal.
- warna dan permukaan kain sama dengan katun Jepang.
Perbedaaanya adalah kain katun Paris lebih tipis dibanding katun Jepang. Biasa digunakan untuk blouse wanita.


3. Katun Paris polos.
 Katun jenis ini sebenarnya hampir sama dengan katun biasa, hanya saja lebih tipis. Harganya sendiri hampir sama dengan katun biasa, dan katun ini tidak ada kode warna di kainnya. Sering digunakan untuk blouse wanita dan bahan kerudung.


4. Katun Silk/India/Zada
 Katun jenis ini ada 2 jenis yaitu yang tipis dan tebal. Ciri-ciri kain katun ini adalah :
- permukaan kain lebih mengkilap.
- harga sedikit lebih mahal diatas katun biasa, namun tidak semahal katun Jepang.
- daya serap keringat paling rendah.
- warna kilapnya awet meskipun sering dicuci.

5. Katun Minyak

Kain katun ini sama seperti katun lainnya cuma permukaannya terkesan berminyak (kilapnya lain dengan katun silk).
- harga sama dengan katun biasa.
- daya serap keringat lumayan.
- kilap akan berkurang setelah beberapa kali pencucian.

6. Katun biasa

 

- motifnya macam-macam : polos, garis, kotak, bunga atau abstrak.
- harga relatih lebih murah.
- tidak ada ciri khusus seperti kode warna.
- daya serap keringat sedang s/d bagus, tergantung prosentasi bahan katunnya.
- warnanya awet meskipun masih dibawah katun Jepang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar